Karo, Liputan62.net — Gunung Sinabung kembali erupsi hari ini, Senin (31/8/2026). Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menjadi perhatian publik setelah gunung api tersebut memuntahkan kolom abu vulkanik hingga sekitar 3.500 meter atau 3,5 kilometer di atas puncak.
Berdasarkan laporan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), erupsi Gunung Sinabung terjadi sekitar pukul 10.17 WIB. Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah timur hingga tenggara.
Erupsi tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum mencapai 120 milimeter. Saat laporan diterbitkan, aktivitas erupsi masih berlangsung dan telah tercatat selama lebih dari satu jam.
Gunung Sinabung Erupsi, Abu Vulkanik Membubung Tinggi
Erupsi Gunung Sinabung hari ini langsung menjadi perhatian masyarakat karena kolom abu vulkanik membubung cukup tinggi. Arah pergerakan abu mengikuti kondisi angin menuju timur dan tenggara.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung membenarkan adanya erupsi tersebut. Kondisi aktivitas gunung api terus dipantau untuk mengetahui perkembangan terbaru setelah letusan terjadi.
Gunung Sinabung sendiri memiliki ketinggian sekitar 2.460 meter di atas permukaan laut dan berada di wilayah Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Status Gunung Sinabung Masih Level II Waspada
Badan Geologi menyatakan status Gunung Sinabung saat ini berada pada Level II atau Waspada.
Masyarakat dan wisatawan diminta memperhatikan rekomendasi keselamatan yang dikeluarkan oleh pihak berwenang. Badan Geologi juga meminta Pemerintah Kabupaten Karo terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk memantau perkembangan aktivitas vulkanik.
Masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang sebelumnya telah direlokasi.
Warga Diminta Tetap Waspada
Erupsi Gunung Sinabung menjadi pengingat bagi masyarakat di sekitar kawasan gunung api untuk tetap mengikuti informasi resmi dari petugas.
Abu vulkanik dapat terbawa angin ke wilayah yang lebih jauh dari pusat erupsi, tergantung arah dan kecepatan angin. Karena itu, masyarakat yang berada di wilayah terdampak perlu memperhatikan kondisi udara dan menggunakan perlindungan yang sesuai apabila terjadi hujan abu.
Hingga laporan terbaru ini diterbitkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat erupsi Gunung Sinabung hari ini. Penanganan dan pemantauan aktivitas gunung api masih terus dilakukan.
Gunung Sinabung Viral Hari Ini
Kabar Gunung Sinabung erupsi hari ini dengan kolom abu mencapai 3,5 kilometer menjadi salah satu informasi yang ramai diperbincangkan masyarakat. Peristiwa tersebut kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap aktivitas gunung api di Indonesia.
Masyarakat di Kabupaten Karo dan wilayah sekitarnya diimbau tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan mengikuti perkembangan melalui sumber resmi pemerintah.
(TimRed)


