Jakarta, Liputan62.net — Mutasi Polri terbaru hari ini, Senin (31/8/2026), menjadi sorotan publik setelah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi dan mutasi terhadap ratusan Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Dalam mutasi terbaru tersebut, sebanyak 424 personel Pati dan Pamen Polri masuk dalam daftar rotasi. Dari jumlah tersebut, 344 personel mendapatkan promosi atau penempatan pada jabatan baru. Sementara personel lainnya menjalani atau menyelesaikan pendidikan, mendapat penugasan pendidikan, hingga memasuki masa pensiun.
Mutasi tersebut tertuang dalam tiga Surat Telegram Kapolri yang diterbitkan pada 30 Agustus 2026, yakni ST/1877/VIII/KEP./2026, ST/1878/VIII/KEP./2026 dan ST/1879/VIII/KEP./2026.
Sejumlah Jabatan Strategis Polri Berganti
Salah satu perubahan yang menjadi perhatian adalah jabatan Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops).
Irjen Pol. Roycke Harry Langie yang sebelumnya menjabat Kapolda Sulawesi Utara mendapat kepercayaan menduduki jabatan Astamaops. Ia menggantikan Komjen Pol. Muhammad Fadil Imran yang dimutasi sebagai Pati Stamaops Polri dalam rangka memasuki masa pensiun.
Perubahan juga terjadi pada posisi Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM). Irjen Pol. Jawari dipercaya mengisi jabatan tersebut menggantikan Irjen Pol. Anwar yang dimutasi sebagai Pati SSDM Polri dalam rangka pensiun.
Selain itu, posisi Koordinator Staf Ahli (Koorsahli) Kapolri juga mengalami pergantian. Irjen Pol. Ruslan Ependi mendapat jabatan tersebut menggantikan Irjen Pol. Herry Rudolf Nahak.
Dua Kapolda Juga Berganti
Gerbong mutasi Polri kali ini juga menyentuh jajaran kepemimpinan Polda.
Brigjen Pol. Yudo Hermanto ditunjuk menjadi Kapolda Sulawesi Utara setelah sebelumnya menjabat Karopaminal Divpropam Polri. Posisi tersebut sebelumnya diemban Irjen Pol. Roycke Harry Langie.
Sementara itu, Brigjen Pol. Hengki Haryadi yang sebelumnya menjabat Wakapolda Riau mendapat promosi menjadi Kapolda Papua Barat Daya. Ia menggantikan Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru.
Perubahan juga terjadi pada sejumlah posisi Wakapolda. Dalam telegram terbaru, tiga jabatan Wakapolda mengalami pergantian, termasuk Wakapolda Riau, Wakapolda Maluku Utara dan Wakapolda Sulawesi Utara.
Mutasi Polri untuk Penyegaran Organisasi
Polri menyatakan penempatan personel dalam jabatan baru disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, kompetensi, serta tantangan tugas yang dihadapi.
Mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri, termasuk untuk penyegaran, pembinaan karier dan optimalisasi pelaksanaan tugas kepolisian.
Dengan adanya rotasi tersebut, sejumlah perwira mendapat kesempatan mengemban tanggung jawab baru di tingkat Mabes Polri maupun kepolisian daerah.
Mutasi Polri Jadi Perhatian Publik
Kabar mutasi Polri terbaru 2026 langsung menjadi perhatian karena jumlah personel yang terkena rotasi cukup besar serta mencakup sejumlah jabatan strategis.
Masyarakat kini menunggu perkembangan lebih lanjut terkait pelaksanaan pergantian jabatan dan penempatan para perwira yang tercantum dalam surat telegram Kapolri tersebut.
(TimRed)


