![]() |
| Terlihat Proyek Jembatan Sukamukti |
liputan62.net || Purwakarta — 23 Oktober 2026, Dalam upaya berkelanjutan memperkuat infrastruktur konektivitas dan mendorong akselerasi ekonomi kawasan, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) merealisasikan proyek strategis Pembangunan Jembatan Sukamukti. Pembangunan ini dirancang menjadi jalur vital yang mengintegrasikan koridor Lingkar Purwakarta – Subang – Cianjur secara lebih efisien dan tangguh.
Dengan alokasi anggaran mencapai Rp31.779.737.029,20 bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2026, proyek yang berlokasi di Kelurahan Sukamukti, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam pemerataan pembangunan infrastruktur berdampak tinggi.
Sinergi Pelaksana & Pengawasan Berstandar Tinggi
Guna menjamin keunggulan mutu, ketepatan struktur, serta akuntabilitas pengerjaan, DBMPR Jawa Barat memercayakan pelaksanaan proyek kepada entitas profesional yang berpengalaman:
Kontraktor Pelaksana: PT. PANDJI PRATAMA INDONESIA
Bertindak sebagai pelaksana utama berdasarkan Kontrak No. 253/PUR.08.01/jbt.SM/KTR/PPK/PJ2WP.III per 4 Juni 2026. Berdasarkan komitmen kerja selama 210 hari pelaksanaan, PT. Pandji Pratama Indonesia mengedepankan presisi teknis, ketepatan waktu, serta penerapan Manajemen K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) yang ketat di lapangan.
Konsultan Supervisi: PT. PURI DIMENSI KSO PT. LIMA PILAR PERSADA
Kolaborasi Kerja Sama Operasional (KSO) ini memegang peranan kunci dalam pengendalian kualitas (quality control), pengawasan geoteknik, serta memastikan setiap tahapan pekerjaan memenuhi spesifikasi standar teknis Bina Marga secara mutlak.
Instansi Pembina & Pengawas: UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan III, DBMPR Provinsi Jawa Barat.
Progres Fisik & Rekayasa Konstruksi
Dinamika pengerjaan di lapangan mencerminkan penerapan rekayasa sipil modern untuk mengatasi tantangan geografis di kawasan lintasan sungai:
Konstruksi Rangka Baja Utama (Steel Truss Bridge): Tahap perakitan struktur baja bentang utama dilaksanakan secara sistematis dengan dukungan perancah (shoring tower) kokoh guna menjamin ketepatan elevasi dan kekuatan struktur penopang.
Penguatan Geoteknik & Tebing: Pembangunan Dinding Penahan Tanah (Retaining Wall) Beton serta Struktur Bronjong (Gabion) diterapkan secara terpadu untuk menstabilkan struktur tanah dan meminimalkan risiko erosi sungai di area pendukung jembatan.
Pematangan Akses Pendekat (Approach Road): Penyiapan badan jalan terus dimaksimalkan melalui pemadatan intensif menggunakan alat berat pemadat (vibratory roller) dan ekskavator untuk menjamin daya dukung lalu lintas kendaraan berkapasitas berat.
Visi Strategis: Catalyst Pertumbuhan Ekonomi Kawasan
Jembatan Sukamukti bukan sekadar infrastruktur penyeberangan fisik, melainkan investasi strategis jangka panjang bagi Provinsi Jawa Barat. Terhubungnya jalur Lingkar Purwakarta–Subang–Cianjur ini diproyeksikan akan:
Mangkas Biaya Logistik: Mempercepat distribusi hasil komoditas lokal dan memperlancar arus barang antarwilayah.
Meningkatkan Aksesibilitas: Membuka keterisolasian wilayah serta mempermudah mobilitas masyarakat di Kecamatan Maniis dan sekitarnya.
Menggerakkan Ekonomi Lokal: Membuka peluang pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru di sepanjang koridor penghubung tiga kabupaten.
Dengan pelaksanaan yang terukur dan pengawasan yang ketat, Pembangunan Jembatan Sukamukti siap berdiri sebagai penopang utama konektivitas Jawa Barat yang modern, aman, dan berkelanjutan.
( Vera )



