CIREBON, Liputan62.net–
Polresta Cirebon terus memperkuat deteksi dini gangguan keamanan dan bencana di tingkat akar rumput. Wakapolsek Gegesik menggelar kunjungan silaturahmi dan dialogis bersama warga binaan di wilayah hukum Polsek Gegesik, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan blusukan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan ajang "jemput bola" kepolisian untuk menyerap langsung informasi dari warga. Dalam obrolan santai tersebut, Wakapolsek menyoroti dua isu krusial yang sedang dihadapi masyarakat: ancaman kriminalitas dan dampak cuaca yang tak menentu.
Warga diimbau untuk tidak hanya waspada terhadap aksi pencurian, tetapi juga mulai bersiap menghadapi potensi bencana akibat curah hujan yang tinggi di sejumlah titik rawan.
"Personel, khususnya Bhabinkamtibmas, harus selalu hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman. Kami juga mengajak warga untuk aktif menjaga lingkungan dan segera melapor jika melihat hal mencurigakan," ujar Kapolsek Gegesik AKP Ebo Bohari, S.H., mewakili Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama.
AKP Ebo juga mengingatkan warga untuk tidak ragu menghubungi layanan darurat *110* atau aparat terdekat jika menemukan potensi gangguan keamanan. Sinergi antara polisi dan warga ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang tidak hanya aman dari kejahatan, tetapi juga tangguh menghadapi bencana.
(Sugi / Liputan 62)



