Tingkatkan Akses Perkonomian, Dinas PUTR Sumedang Perbaiki Ruas Jalan Singkup–Kareumbi


SUMEDANG,liputan62

Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang resmi melaksanakan proyek rehabilitasi ruas Jalan Singkup–Kareumbi (Lanjutan), sebuah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan serta mendukung kelancaran mobilitas dan konektivitas masyarakat di wilayah tersebut. Proyek ini tertuang dalam kontrak bernomor 20/01.0055/SP/PPK-BM/DPUTR/VII/2026 yang ditandatangani pada 28 Juli 2026, dengan nilai kontrak mencapai Rp805.392.088,00 (termasuk PPN) dan sumber pendanaan dari Tahun Anggaran 2026.

 
Pekerjaan rehabilitasi ini dipercayakan kepada PT. Bumi Andesit Nusantara, perusahaan konstruksi yang beralamat di Jl. Ruko Megapolitan Blok A No.27, Kp. Kebon Kelapa, Kelurahan Cimandala, Kecamatan Sukaraja, dengan jangka waktu pelaksanaan selama 75 (tujuh puluh lima) hari kalender. Diharapkan pengerjaan berjalan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga manfaatnya segera dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
 
Kondisi infrastruktur jalan menjadi salah satu faktor penentu kemajuan suatu wilayah. Jalan yang berfungsi dengan baik tidak hanya mempermudah mobilitas warga sehari-hari, tetapi juga menjadi tulang punggung kegiatan ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok masyarakat. Selama ini, ruas jalan Singkup–Kareumbi yang menghubungkan berbagai pemukiman dan kawasan produktif di wilayah tersebut sering mengalami kerusakan, sehingga menghambat perjalanan, meningkatkan biaya transportasi, dan menyulitkan akses warga ke berbagai fasilitas umum.
 
Melalui pekerjaan rehabilitasi ini, sejumlah bagian ruas jalan yang mengalami kerusakan akan mendapatkan penanganan menyeluruh, mulai dari perbaikan permukaan, pemadatan badan jalan, hingga penyesuaian drainase agar jalan lebih tahan terhadap cuaca ekstrem. Perbaikan ini ditujukan untuk mengembalikan fungsi jalan secara optimal, sehingga dapat kembali memberikan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.
 
Ruas Singkup–Kareumbi merupakan jalur vital yang menjadi penghubung antar-desa dan pusat kegiatan masyarakat di wilayah tersebut. Bagi warga yang sehari-hari melintas untuk bekerja, bersekolah, berobat, maupun memasarkan hasil bumi, kondisi jalan yang layak dan aman adalah kebutuhan yang sangat mendesak. Dengan adanya perbaikan ini, diharapkan perjalanan menjadi lebih cepat, hemat biaya, dan minim risiko kecelakaan.
 
Pihak pelaksana proyek diwajibkan untuk menjalankan pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis dan standar mutu yang telah ditetapkan. Kualitas konstruksi menjadi prioritas utama agar hasil rehabilitasi dapat bertahan dalam jangka panjang dan tidak mudah rusak kembali. Penggunaan material yang tepat serta penerapan metode kerja yang baik akan menjamin ketahanan jalan terhadap beban kendaraan dan perubahan cuaca.
 
Selain memperhatikan kualitas fisik jalan, pelaksanaan pekerjaan juga harus memperhatikan aspek keselamatan dan kelancaran lalu lintas. Selama proses rehabilitasi berlangsung, masyarakat pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintasi lokasi proyek, mematuhi rambu-rambu pengalihan arus lalu lintas, dan mengikuti petunjuk petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
 
Dampak positif dari perbaikan jalan ini juga dirasakan dalam sektor ekonomi. Akses transportasi yang lebih baik akan memperlancar pergerakan barang dan jasa antarwilayah, sehingga membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk lokal, menekan biaya logistik, serta mendorong tumbuhnya usaha-usaha baru di sepanjang jalur tersebut. Bagi para petani dan pelaku usaha kecil, kondisi jalan yang baik berarti hasil panen dapat sampai ke pasar dalam kondisi segar dan biaya pengiriman menjadi lebih efisien.
 
Masyarakat setempat menyambut hangat adanya proyek ini. "Sudah lama kami menunggu jalan ini diperbaiki. Semoga pengerjaannya rapi, kuat, dan tahan lama, sehingga kami bisa beraktivitas dengan lebih tenang dan nyaman," ungkap salah satu warga yang sehari-hari melintas di ruas tersebut. Harapan ini mencerminkan kebutuhan mendesak masyarakat terhadap infrastruktur yang andal dan berkelanjutan.
 
Pengawasan selama proses pengerjaan menjadi hal yang sangat penting untuk menjamin proyek berjalan sesuai rencana, baik dari sisi mutu, volume, maupun ketepatan penggunaan anggaran. Pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang berkomitmen untuk melakukan pemantauan berkala ke lokasi proyek, serta membuka ruang bagi masyarakat untuk turut mengawasi dan melaporkan apabila ditemui hal-hal yang tidak sesuai dengan ketentuan.
 
Setelah pekerjaan selesai, peran masyarakat juga sangat dibutuhkan untuk ikut menjaga dan memelihara hasil pembangunan. Infrastruktur yang telah dibangun dengan biaya besar akan bermanfaat dalam jangka waktu yang lebih panjang jika digunakan dengan bijak dan dijaga bersama. Pemerintah juga berencana untuk melakukan pemantauan dan pemeliharaan berkala terhadap ruas jalan tersebut guna mencegah kerusakan yang lebih berat dan memastikan kualitas jalan tetap terjaga.
 
Dengan selesainya rehabilitasi ruas Jalan Singkup–Kareumbi, diharapkan akses transportasi di wilayah tersebut semakin lancar, konektivitas antarwilayah semakin erat, dan kualitas hidup masyarakat semakin meningkat. Infrastruktur jalan yang memadai bukan hanya soal beton dan aspal, melainkan fondasi utama bagi kemajuan ekonomi, kesejahteraan sosial, dan pelayanan publik yang lebih baik bagi seluruh warga Kabupaten Sumedang.
 
Keberhasilan proyek ini nantinya tidak hanya diukur dari selesainya pekerjaan fisik, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat setiap hari saat melintas di jalan tersebut. Oleh karena itu, transparansi, kualitas pekerjaan, pengawasan ketat, serta partisipasi masyarakat menjadi kunci utama agar setiap rupiah anggaran yang dikeluarkan memberikan nilai manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat.


Jurnalis : (Suckib)


Lebih baru Lebih lama





نموذج الاتصال