PABUARAN, KAB. CIREBON, liputan62.net–
Saat matahari berada di puncak teriknya pada Sabtu siang (19/9/2026), ketika sebagian orang memilih berteduh, ada sosok-sosok berbaju cokelat yang justru semakin sigap melintas di jalanan. Mereka adalah personel Polsek Pabuaran, Polresta Cirebon, yang dengan penuh dedikasi melaksanakan patroli rawan siang menjelang liburan akhir pekan.
Bagi warga Pabuaran, kehadiran polisi di jam-jam sibuk ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah jaminan bahwa aktivitas padat masyarakat—mulai dari arus pulang karyawan pabrik hingga ramainya pengunjung wisata—akan tetap tertib, aman, dan nyaman.
Mengurai Kemacetan, Mencegah Kecelakaan
Sabtu siang di Pabuaran memiliki ritme tersendiri. Jalanan dipenuhi oleh kendaraan pribadi, angkutan umum, dan ribuan karyawan pabrik yang baru saja menyelesaikan shift kerja mereka. Kondisi ini menciptakan titik-titik rawan kemacetan dan potensi kecelakaan lalu lintas (laka lantas).
Menyadari hal tersebut, Kapolsek Pabuaran, IPTU Kelani, S.H., mengerahkan anggotanya dengan strategi Crime Prevention yang tepat sasaran. Patroli tidak hanya dilakukan dengan berkeliling (mobiling), tetapi juga dengan turun langsung mengatur arus lalu lintas di titik-titik vital.
"Kami intensifkan patroli pada jam-jam krusial ini. Fokus kami adalah memastikan arus lalu lintas lancar, mencegah kemacetan parah, dan tentu saja, zero accident. Kami ingin warga bisa menikmati akhir pekan mereka tanpa rasa was-was di jalan," ungkap IPTU Kelani.
Dari Pasar Hingga Rel Kereta: Mata Elang Polsek Pabuaran
Personel Satuan Polisi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (SPKT) Polsek Pabuaran menyebar ke berbagai lokasi strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, antara lain:
Perlintasan Kereta Api: Mengantisipasi kelalaian pengendara saat palang pintu ditutup.
Pasar Tradisional: Menjaga ketertiban pedagang dan pembeli, serta mengawasi dompet/warga dari aksi copet.
Jalur Wisata & Tempat Keramaian: Memastikan area rekreasi keluarga tetap kondusif.
Tidak hanya itu, patroli juga menyasar area-area sepi yang berpotensi menjadi sarang kejahatan Curanmor (pencurian kendaraan bermotor), pencurian biasa, pemalakan, atau jambret. Dengan pola Stop and Talk, personel polisi sesekali berhenti untuk berdialog dengan warga, memberikan himbauan kamtibmas, dan mendengarkan keluhan masyarakat secara langsung.
Kapolresta Cirebon Apresiasi Sinergitas Lapangan
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kapolsek Pabuaran menegaskan bahwa patroli ini adalah wujud nyata dari komitmen Polri untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.
"Sasaran patroli kali ini sangat komprehensif, mulai dari permukiman, pertokoan, hingga jalanan sepi. Kami tidak ingin ada celah bagi pelaku kejahatan C3 (Curat, Curas, Curanmor). Kehadiran fisik polisi di tengah masyarakat adalah deterren (pencegah) paling efektif," tegas IPTU Kelani mewakili Kapolres.
Kebanggaan Warga Pabuaran
Langkah proaktif Polsek Pabuaran ini patut diapresiasi. Di saat banyak pihak mengeluhkan kepadatan lalu lintas akhir pekan, polisi justru hadir sebagai solusi. Mereka adalah "teman jalan" yang memastikan setiap warga bisa pulang ke rumah dengan selamat dan hati yang tenang.
Terima kasih kepada seluruh personel Polsek Pabuaran yang telah berkeringat di bawah terik matahari demi kenyamanan kita semua. Kalian adalah bukti bahwa Kepolisian Republik Indonesia terus bertransformasi menjadi lebih dekat, lebih responsif, dan lebih dicintai masyarakat.
Sugi liputan 62



