Senayan Jadi Sorotan Usai Demo 27 Agustus Ricuh, Situasi Gedung DPR Kini Kembali Kondusif

 


Jakarta, Liputan62.net – Kawasan Senayan, Jakarta Pusat, menjadi sorotan publik setelah aksi demonstrasi di sekitar Gedung DPR/MPR RI pada Kamis (27/8/2026) berujung kericuhan hingga malam hari.

Aksi yang awalnya berlangsung sebagai penyampaian aspirasi di depan Gedung DPR/MPR RI kemudian memanas setelah sebagian massa masih bertahan di kawasan tersebut. Situasi berkembang hingga sejumlah titik di sekitar Senayan dan Jalan Gatot Subroto terdampak.


Menurut keterangan Polda Metro Jaya, aksi penyampaian aspirasi yang dilakukan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) sebelumnya telah berakhir dan massa membubarkan diri secara tertib. Namun, setelah itu muncul kelompok massa lain yang diduga memicu kericuhan dan melakukan perusakan serta pembakaran di kawasan Gedung DPR/MPR RI.


Kondisi Senayan Jumat 28 Agustus 2026

Pada Jumat (28/8/2026), kondisi kawasan Gedung DPR RI di Senayan dilaporkan kembali kondusif. Gerbang utama kompleks parlemen masih ditutup dan sejumlah petugas keamanan tetap melakukan penjagaan di sekitar lokasi. Sisa kerusakan akibat aksi sebelumnya juga masih terlihat.


Arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan Jakarta juga mulai kembali normal. Meski demikian, masyarakat yang hendak melintas di sekitar Senayan dan Jalan Gatot Subroto tetap disarankan memperhatikan perkembangan situasi serta informasi lalu lintas terbaru.


Dampak aksi juga sempat dirasakan oleh layanan transportasi umum. Sejumlah rute dan layanan transportasi mengalami penyesuaian akibat kondisi lalu lintas di sekitar kawasan Gedung DPR/MPR RI.


Senayan Trending di Media Sosial

Peristiwa yang terjadi di kawasan Senayan turut menjadi perhatian pengguna media sosial. Sejumlah topik berkaitan dengan demonstrasi dan kondisi Jakarta masuk dalam pembahasan yang ramai diperbincangkan di media sosial, termasuk #WargaJagaWarga, #demo, Tanah Abang, dan RUU Perampasan Aset.


Polda Metro Jaya menyatakan pihaknya melakukan penanganan terhadap sejumlah orang yang diamankan pascaaksi. Kepolisian juga melakukan inventarisasi terhadap kerusakan fasilitas umum maupun fasilitas lainnya akibat kericuhan.


Masyarakat diimbau tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama video atau narasi yang dapat memicu kepanikan dan provokasi.


Hingga Jumat siang, kawasan Gedung DPR/MPR RI di Senayan terpantau aman dan aktivitas di dalam kompleks parlemen kembali berjalan.


(TimRed)

Lebih baru Lebih lama





نموذج الاتصال