Dugaan PETI di Muara Sungai Nanga Tawang Kapuas Hulu Makin Marak, Nelayan Keluhkan Pencemaran

 
Kapuas Hulu, Liputan62.net-

Tambang emas ilegal di Muara Sungai Nanga Tawang, Kecamatan Suhaid Kabupaten Kapuas Hulu, bukannya reda, pasca munculnya pemberitaan, malah semakin laju, layaknya mendapat lampu hijau dari pelindung.

" Saya sebagai nelayan, tentu merasa dirugikan oleh operasi tambang emas liar dikawasan tempat kami mencari nafkah. Pasalnya setelah terjadi pencemaran sungai, pendapatan yang dulu cukup kini turun drastis, " terang warga sekitar. 


Ia begitu heran melihat tauke gendut yang jelas-jelas maling, merusak dan menghancurkan lingkungan, justru dipelihara oleh orang-orang pemegang amanah jabatan. Ini yang membuat kami bingung. 


" Polsek didekat situ kok cuma diam ya, padahal praktek PETI tersebut sudah jaman tok adam berjalan. Berarti ini ada yang tidak beres ditubuh petugas. Jalan satu-satunya harus lapor Polda Kalbar atau Kapolri, " terangnya.


Warga tadi berharap ada tindakan tegas terhadap tauke buncit, pemain belakang layar dan beck kiri kanan, yang ikut merestui dan mendukung operasi tambang liar, sebelum kami membikin surat laporan resmi.


Sumber :Ungkapfakta



Lebih baru Lebih lama





نموذج الاتصال